IPI Garut, 25 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi (HIMADIKTI) Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut secara resmi menginisiasi gelaran INNOTECH EXPO 2026. Mengusung tema “Transformasi Digital, Kreativitas, dan Daya Saing Generasi Muda di Garut”, program ini dirancang sebagai platform edukatif sekaligus kompetitif guna menumbuhkan kesadaran generasi muda dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Melalui sinergi bidang teknologi dan pendidikan, kegiatan ini bertujuan memfasilitasi para pelajar agar tidak sekadar menjadi konsumen teknologi, melainkan mampu mentransformasikan digitalisasi menjadi solusi kreatif yang memiliki nilai guna tinggi bagi masyarakat.
Agenda strategis ini melibatkan jajaran aktor internal dan eksternal secara komprehensif. Di lingkungan internal almamater, kegiatan dipimpin oleh Naufal Dafa Khoiron selaku Ketua Pelaksana bersama struktur kepanitiaan HIMADIKTI. Program ini juga mendapatkan pengawasan langsung dari Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Dr. Iman Nasrulloh, M.Pd., serta dukungan resmi dari Wakil Rektor III IPI Garut, Dr. Lucky Rahayu Nurjamin, M.Pd.. Sementara untuk aktor eksternal, kegiatan target sasaran dipusatkan secara selektif kepada para siswa-siswi SMA/SMK/MA/Sederajat se-Kabupaten Garut, praktisi TI, serta dewan juri profesional yang bertindak sebagai tim penilai independen.
Terselenggaranya INNOTECH EXPO 2026 membawa esensi manfaat yang luas bagi seluruh pemangku kepentingan. Bagi para peserta, ajang ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan teknis (hard skills) sekaligus kemampuan non-teknis (soft skills) seperti kerja sama tim, komunikasi publik, dan problem solving. Bagi institusi IPI Garut dan mitra sekolah, kegiatan ini mempererat tali silaturahmi akademik serta memperluas jaringan kolaboratif dengan praktisi industri. Sedangkan bagi masyarakat luas, program ini memberikan manfaat nyata berupa lahirnya ide-ide segar dan produk teknologi yang relevan untuk menjawab tantangan digitalisasi di tingkat daerah.
Secara teknis, rangkaian pelaksanaan kegiatan berlangsung cukup panjang dan intensif dari tanggal 13 hingga 25 Mei 2026 yang berpusat di Aula Gedung G IPI Garut. Fase pertama diawali dengan Technical Meeting dan pendaftaran peserta via daring pada 13–16 Mei 2026. Memasuki fase kedua, panitia menggelar sesi Sosialisasi Lomba dan Pengumuman Tema pada 17–18 Mei 2026, yang dilanjutkan dengan masa pengerjaan karya secara mandiri oleh peserta hingga batas pengumpulan pada 22 Mei 2026. Puncak acara ditutup pada 25 Mei 2026 melalui pelaksanaan seminar ilmiah, pameran produk teknologi, serta sesi networking antara peserta, juri, dan delegasi sekolah.
Penyelenggaraan expo ini sukses menelurkan beberapa achievement dan output konkret. Output utamanya adalah terciptanya media pameran digital yang representatif bagi pelajar di Kabupaten Garut dalam menampilkan karya inovatif mereka. Selain itu, melalui kompetisi pembuatan Videografi, dihasilkan dokumentasi kreatif berbasis digital yang siap dipublikasikan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian prestasi, panitia juga memberikan penghargaan berupa piala set juara, uang pembinaan bagi Juara 1, 2, dan 3, serta sertifikat resmi bagi seluruh peserta yang terlibat.
“Melalui kegiatan INNOTECH EXPO ini, diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memacu kreativitas, inovasi, serta daya Saing generasi muda di Kabupaten Garut dalam menghadapi era transformasi digital yang dinamis. Kami meyakini bahwa sinergi yang terjalin dengan baik akan memberikan dampak positif yang luas bagi seluruh peserta maupun institusi,” ujar Ketua Pelaksana INNOTECH EXPO 2026, Naufal Dafa Khoiron, dalam keterangan tertulisnya.
Pada jangka pendek, INNOTECH EXPO 2026 berhasil memicu gairah kompetisi yang sehat dan meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Garut. Dalam proyeksi jangka panjang, kontribusi nyata dari program tahunan HIMADIKTI IPI Garut ini diyakini mampu menstimulasi terbentuknya ekosistem digital yang kreatif berkelanjutan di lingkungan pendidikan, sekaligus melahirkan kader-kader inovator muda lokal yang siap menjadi motor penggerak transformasi digital yang solutif bagi kemajuan daerah.
