IPI Garut dan BNN Kabupaten Garut Gelar Kuliah Umum sebagai Wujud Kampus Berdampak Menuju Kampus Bersih Narkoba

IPI Garut, 1 Mei 2026 – Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut menyelenggarakan Kuliah Umum Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika pada 1 Mei 2026. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan kepedulian terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan tinggi.

Kuliah umum ini diselenggarakan sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda di era modern, di mana penyalahgunaan narkotika masih menjadi salah satu ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berintegritas. Oleh karena itu, kolaborasi antara IPI Garut dan BNN Kabupaten Garut menjadi langkah penting dalam memperkuat edukasi serta upaya pencegahan narkoba di kalangan mahasiswa.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, antara lain pimpinan IPI Garut, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta tim narasumber dan penyuluh dari BNN Kabupaten Garut. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Dalam sambutannya, pimpinan IPI Garut menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya bertugas mencerdaskan mahasiswa secara akademik, tetapi juga membangun karakter dan kesadaran sosial yang kuat.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan generasi muda yang unggul dan berintegritas. Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus menjadi bagian dari upaya bersama agar mahasiswa dapat mengembangkan potensinya secara optimal dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Kuliah umum diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak kampus serta perwakilan BNN Kabupaten Garut. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pemaparan materi yang membahas berbagai aspek terkait narkotika, mulai dari jenis-jenis narkoba, dampak kesehatan, konsekuensi hukum, modus peredaran yang menyasar generasi muda, hingga strategi pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Tim BNN Kabupaten Garut juga memberikan informasi mengenai perkembangan kasus penyalahgunaan narkotika di Indonesia serta pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menyebarluaskan pesan-pesan pencegahan narkoba. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, dan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami isu tersebut secara lebih mendalam.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh peserta. Mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai risiko penyalahgunaan narkoba dan cara menghindarinya. Dosen dan tenaga kependidikan mendapatkan penguatan kapasitas dalam mendeteksi serta mencegah potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan. Bagi institusi, kegiatan ini memperkuat komitmen dalam membangun budaya kampus yang sehat, aman, dan kondusif bagi pengembangan akademik.

Dari sisi capaian, kegiatan berhasil meningkatkan kesadaran peserta mengenai bahaya narkoba, memperkuat jejaring kerja sama antara IPI Garut dan BNN Kabupaten Garut, serta menghasilkan komitmen bersama untuk mendukung gerakan Kampus Bersih Narkoba (Bersinar). Dokumentasi dan publikasi kegiatan juga menjadi bagian dari upaya edukasi yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNN Kabupaten Garut atau perwakilan narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan pendidikan.

“Mahasiswa merupakan aset bangsa yang harus dijaga. Pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi antara keluarga, institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat secara bersama-sama,” ungkapnya.

Dalam jangka pendek, kegiatan ini meningkatkan literasi peserta mengenai bahaya narkoba dan memperkuat kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan zat adiktif. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk budaya kampus yang sehat dan bebas narkoba, meningkatkan ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif lingkungan, serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Melalui kuliah umum ini, IPI Garut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang tidak hanya mendukung pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, kesadaran sosial, dan tanggung jawab mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Kuliah Umum bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesadaran dan kepedulian sivitas akademika terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai wujud implementasi kampus berdampak. Sebagai kampus berdampak, IPI Garut menegaskan perannya dalam tidak hanya menyelenggarakan pendidikan akademik, tetapi juga aktif membangun ekosistem kampus yang sehat, aman, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah. Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah, kegiatan ini diharapkan mampu membangun lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas narkoba serta melahirkan generasi muda yang berkarakter, produktif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.