FESIFO 4.0: Solusi HIMASIFOR IPI Garut Jembatani Inovasi Bisnis Melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence

IPI Garut, 24 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASIFOR) Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut resmi menginisiasi gelaran Festival Sistem Informasi (FESIFO) 4.0 tahun 2026. Mengusung tema “Artificial Intelligence as the Bridge of Innovation in Business”, program ini dirancang sebagai wadah edukatif dan kompetitif untuk memperluas wawasan masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi secara bijak. Di tengah pesatnya tren big data dan e-commerce, kegiatan ini bertujuan untuk membekali generasi muda serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Garut dengan strategi digitalisasi yang tepat agar mampu mengonversi disrupsi digital menjadi peluang pertumbuhan ekonomi daerah.

Agenda berskala regional ini digerakkan oleh kolaborasi solid antara aktor internal kampus dan eksternal. Secara internal, kepanitiaan berada di bawah komando M. Fajril Hidayatullah selaku Ketua Pelaksana dan Nazwa Hamidah sebagai Sekretaris, dengan penanggung jawab Ketua Umum HIMASIFOR, Gilang Teguh Ananda. Program ini juga didukung penuh oleh Wakil Rektor III IPI Garut, Dr. Lucky Rahayu Nurjamin, M.Pd., serta jajaran Program Studi Sistem Informasi. Sementara dari pihak eksternal, sasaran strategis kegiatan melibatkan siswa-siswi SMA/Sederajat, mahasiswa, praktisi teknologi informasi, pelaku bisnis, masyarakat umum, hingga keterlibatan Wakil Bupati Garut yang dijadwalkan menyampaikan keynote speech.

Pelaksanaan FESIFO 4.0 diproyeksikan membawa ragam manfaat signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan. Bagi para peserta dan masyarakat luas, kegiatan ini menjadi media untuk meningkatkan pemahaman praktis mengenai implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam operasional bisnis sehari-hari. Bagi institusi IPI Garut, expo dan kompetisi ini bermanfaat untuk mendongkrak eksistensi serta citra positif program studi di mata publik. Sementara bagi mitra bisnis dan pelaku UMKM local, forum ini membuka ruang komunikasi strategis untuk mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi dan pertumbuhan pendapatan usaha mereka.

Secara runut, rangkaian aktivitas utama program ini dijadwalkan berlangsung intensif selama dua hari, yakni pada Jumat dan Sabtu, 15–16 Mei 2026 yang berpusat di Auditorium Rektorat dan Amphiteater IPI Garut. Hari pertama akan memfokuskan agenda pada sesi formal pembukaan, seminar ekonomi digital, pemaparan projek aplikasi, serta eksplorasi stand projek teknologi. Memasuki hari kedua, aktivitas beralih pada pelaksanaan berbagai kompetisi digital dan hiburan, meliputi ajang Hackathon, Lomba UI/UX, Lomba Pembuatan Website, Lomba Poster, Lomba Short Movie, kompetisi game (Mobile Legends dan PES), hingga ditutup dengan parade Cosplay dan panggung hiburan band.

Melalui struktur anggaran peruntukan yang optimal, kegiatan ini menargetkan pencapaian achievement dan luaran (output) yang konkret. Output utama dari FESIFO 4.0 adalah terselenggaranya pameran teknologi yang representatif sebagai media aktualisasi kreativitas digital bagi para pelajar dan mahasiswa. Selain itu, kompetisi ini secara langsung menghasilkan prototipe aplikasi, desain antarmuka, serta produk publikasi kreatif berupa poster dan video pendek solutif. Sebagai bentuk rekognisi, panitia juga mendistribusikan 20 buah sertifikat penghargaan serta 10 paket hadiah bagi para pemenang kompetisi.

Kutipan:

“Kegiatan ini dirancang sebagai sarana untuk memperluas wawasan masyarakat, khususnya di Kabupaten Garut, mengenai perkembangan teknologi dan pemanfaatannya secara bijak. Melalui berbagai kompetisi dan rangkaian acara yang diselenggarakan, diharapkan peserta mampu meningkatkan kreativitas, kompetensi, serta semangat kewirausahaan dalam menghadapi tantangan di era digital,” ungkap Ketua Pelaksana FESIFO 4.0, M. Fajril Hidayatullah, dalam rilis resminya.

Dalam jangka pendek, kontribusi FESIFO 4.0 terbukti mampu menstimulasi lahirnya sikap inovatif, kompetitif, dan adaptif di kalangan generasi muda Garut terhadap ekosistem digital. Untuk jangka panjang, dampak berkelanjutan dari agenda tahunan HIMASIFOR IPI Garut ini diyakini akan menjadi motor penggerak bagi akselerasi transformasi bisnis digital di daerah, sekaligus mencetak sumber daya manusia yang siap mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan demi memajukan perekonomian regional secara produktif.